Postingan

Guru Menulis, Guru Berprestasi

Gambar
Sampai saat ini, tulisan opini/artikel atau gagasan tentang pendidikan di media massa umum terutama media cetak, masih didominasi oleh dosen, pemerhati pendidikan, politisi, mahasiswa dan sebagainya. Sementara dari kalangan Guru masih sangat sedikit, padahal mereka sehari-hari bergelut dengan dunia pendidikan.

Dipenjara 14 Tahun Tanpa Proses Pengadilan

Gambar
Peristiwa itu masih terbayang di benaknya. Suatu siang yang tak begitu cerah, 25 Desember 1965 yang lalu, saat itu dia masih menjadi siswa kelas tiga Sekolah Teknik Negeri (STN) Pandeglang, berencana pulang kampung karena sekolah libur panjang. Setelah pakaian, buku dimasukan ke dalam tas, sebelum mencegat kendaraan laki-laki yang saat itu masih malu-malu bertemu dengan lawan jenis itu pun bergegas terlebih dahulu ke kantor Komando Distrik Militer (Kodim) Pandeglang, untuk minta izin pulang.

Menjadi Guru

Kalau saja rencana kenaikan gaji guru bisa terwujud, bisa jadi gambaran guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) seperti Umar Bakri, dalam lagu Iwan Fals berakhir sudah. Janji pemerintah minimal gaji guru untuk golongan II/B tanpa pengalaman dan tidak sertifikat Rp 2 juta. Sementara, guru PNS golongan IV/E bersertifikat profesi mencapai Rp 6,9 juta rupiah, belum termasuk tunjangan fungsional dan tunjangan profesi untuk guru dengan sertifikat. Pendapatan guru daerah terpencil yang bersertifikat naik menjadi Rp 5,1 juta pada 2009, yang belum menjadi Rp 3,6 juta. Ternyata, meningkatnya gaji guru mendapat reaksi dari sejumlah kalangan. Sejumlah Dokter PTT mengeluh karena gaji mereka hanya Rp 1-2 juta perbulan. Selain dokter PTT, bisa juga diprediksikan PNS-PNS yang lain, juga akan banyak mempertanyakan, kenaikan gaji guru tersebut. Sementara itu, karena guru bukan hanya guru PNS semata, sebagian pihak juga menuding kenaikan gaji guru PNS, bersikap diskriminatif bila guru-guru swasta yang paling ter...

Memaknai 8 Tahun Provinsi Banten

Bagaimana kita harus memaknai perjalanan 8 tahun Provinsi Banten? Rasa-rasanya bagi kebanyakan orang perayaan suka cita, parade keberhasilan pembangunan, tidaklah bijak, ditengah masih banyaknya masyarakat yang dirundung persoalan hidup. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengangguran terbuka di Banten tahun 2008, mencapai 601.800. Sementara tingkat kemiskinan walau mengalami penurunan dari 886.200 (9,07%) pada tahun 2007, menjadi 816 .700 (8,15%) menurut survey tahun 2008, tapi angkanya masih tinggi. Melihat angka pengangguran dan kemiskinan sebagai dua contoh persoalan mestinya Banten tengah ‘berkabung’, sayang sejumlah pejabat baik eksekutif maupun yudikatif malah terjebak korupsi. Belum bila bicara masalah kebijakan, yang diantaranya lebih berpihak pada kepentingan pejabat, buktinya pembelian mobil dinas yang tergolong wah, beberapa waktu ke belakang. Padahal, ketika Banten diperjuangkan berpisah dengan Jawa Barat, mempunyai cita-cita, diantaranya lebih mencerdaskan dan mem...

Membuka Ruang Partisipasi Masyarakat

Barangkali benar apa yang dikatakan oleh Thomas L. Frideman dalam bukunya The World Is Flat , dunia sekarang ini tidak lagi bulat tapi sudah datar, orang India bisa bekerja untuk perusahaan Amerika, tidak perlu pindah ke Amerika, cukup di India, bahkan di rumahnya sendiri, dan kemajuan teknologi yang membuat dunia ini datar, semua bisa berkomunikasi dan mengakses data dengan cepat, tidak terbatas oleh waktu dan ruang. Kemajuan teknologi informasi ini sudah dimanfaatkan betul oleh sebagian masyarakat, namun sepertinya belum bisa dimaksimalkan oleh instansi pemerintahan di Banten, untuk mendobrak kekakuan birokrasi, tak heran bila hanya untuk pertanyaan kecil saja bagaimana kita membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) harus bertanya pada tetangga yang tahu, atau melangkahkan kaki ke kelurahan. Sementara itu, kita masih kebingungan kemana mencari data tentang lahan kritis di Banten?Jumlah sekolah?Angka buta aksara, dan lain-lain, dimana kita bisa mendiskusikan bagaiman...

Sekolah Kami Kembali Roboh

Lagi-lagi sekolah roboh, beberapa waktu lalu terjadi pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Harapan Karya, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang. Sebelumnya, empat ruang kelas milik SDN Bendungan, Desa Pudar, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang roboh (31/7), kalau harus didaftar, maka berderet-deretlah kasus robohnya sekolah di Banten. Menanggapi robohnya SDN 3 Harapan Karya, Ketua DPRD Pandeglang, HM Acang, menuduh robohnya sekolah, akibat adanya ketidakberesan, atau kecurangan dalam penentuan skala prioritas pembangunan gedung sekolah (Radar Banten/24/11/10). Terkait ketidakberesan dalam menentukan skala prioritas pembangunan sekolah, masih dari berita Radar Banten (24/11/10), Enjat Sudirjat anggota DPRD Pandeglang, mengaku mempunyai pengalaman, ketika mengajukan rehab SD yang sangat rusak, namun yang dibangun SD yang kondisinya masih baik, menurut informasi yang didapat oleh Enjat, karena kurangnya pendekatan materi pada pejabat dinas pendidikan. Kalau benar, Ironis memang, bila in...

Biar Tidak Menjadi Kota Sakit

Sebentar lagi, Kota Serang akan terwujud. Seperti sudah diketahui sebelumnya tujuan pembentukan Kota Serang, diantaranya selain karena amanat undang-undang pembentukan Provinsi Banten, juga dimaksudkan untuk lebih meningkatkan dan mendekatkan pelayanan pada masyarakatnya. Singkatnya, tidak yang lebih utama pembentukan Kota Serang itu sendiri, selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Masyarakat sejahtera tentu saja tidak sekedar indah untuk dikatakan, tapi perlu kerja keras untuk mewujudkannya. Tantangan Kota Serang pun semakin hari semakin berat, pasalnya kota Serang lambat laun semakin menjelma menjadi sebuah Kota yang makin kompleks, indikasinya perumahan-perumahan bermunculan, jalanan semakin macet. Sebuah Kota tentu saja harus ditata dan dirancang sedemikian rupa, sehingga Kota itu akan menjelma menjadi Kota idaman, tidak seperti Kota-kota pada umumnya di Indonesia. Bagaimana sebuah Kota di Indonesia menjelma menjadi sebuah pusat pemerintahan, industri dan jasa yang ...